Notification

×

Iklan

Iklan

KPI Diminta Tegur Stasiun TV yang Berlebihan Tayangkan Kasus Video Asusila Gisel

| Selasa, Januari 12, 2021 WIB Last Updated 2021-01-12T08:13:28Z
Gisela Anastasia.

PARAGRAF - Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) NTB bersurat ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI ) di Jakarta terkait temuan bidang pengawasan isi siaran terhadap program salah satu TV Sistem stasiun jaringan (SSJ) Jakarta.


Dalam temuan KPID NTB itu, diduga salah satu stasiun televisi Jakarta menayangkan secara berlebihan kasus tindak amoral oknum artis nasional, Gisela Anastasia yang kini tengah ditangani pihak kepolisian. 


Ketua KPID NTB, Yusron Saudi.

Ketua KPID NTB Yusron Saudi mengatakan, pihaknya bersurat ke KPI Pusat di Jakarta untuk menindaklanjuti aduan masyarakat  dan temuan KPID NTB.


 “Karena dugaan pelanggaran ini ditemukan di Televisi SSJ (Sistem Stasiun Jaringan) di Jakarta maka kewenangannya ada pada KPI Pusat. Sehingga kami hanya bisa bersurat ke KPI Pusat untuk menindaklanjuti aduan dan temuan tersebut,” kata Yusron.


Dikatakan, KPID NTB selama ini banyak mendapatkan aduan masyarakat terkait kualitas isi siaran Televisi Jakarta. 


“Aduan yang kami terima lebih banyak terkait kualitas isi siaran TV Jakarta dibandingkan siaran TV Lokal,” terang Yusron. Ia juga menunjukan beberapa aduan masyarakat yang discreenshot dari media sosial milik KPID NTB.


Sementara, Koordinator Bidang Pengawasan Isi Siaran KPID NTB, Sahdan menjelaskan, banyak pasal dalam Peraturan KPI tentang Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran yang dilanggar oleh SSJ itu. 


"Diantaranya pasal 9 tentang Penghormatan terhadap norma dan nilai kesopanan dan kesusilaan,” katanya.


Selain dinilai tidak sopan, tayangan infotainment salah satu Lembaga Penyiaran Televisi itu juga diduga melanggar pasal tentang etika jurnalistik sebagaimana yang diatur dalam Peraturan KPI tahun 2012.


×
Berita Terbaru Update