Notification

×

Iklan

Iklan

Mo-Novi tunjuk Yusril jadi kuasa hukum hadapi Jarot-Mokhlis di MK

| Selasa, Januari 12, 2021 WIB Last Updated 2021-01-12T13:30:04Z
Foto: Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, H Mahmud Abdullah-Dewi Noviany atau Mo-Novi tunjuk Yusril Ihza Mahendra di MK


PARAGRAF- Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa, H Mahmud Abdullah-Dewi Noviany atau Mo-Novi menunjuk pengacara kondang Prof Yusril Ihza Mahendra dalam menghadapi gugatan sengketa Pilkada Sumbawa, Nusa Tenggara Barat di Mahkamah Konstitusi (MK).


Ketua Umum Tim Pemenangan Mo-Novi, Sambirang Ahmadi, mengatakan pihaknya

sudah mempersiapkan tim hukum untuk menghadapi gugatan pasangan calon (Paslon) nomor urut 5, Syarafuddin Jarot-Mokhlis di MK.


"Alhamdulillah, semuanya sudah dipersiapkan. Seluruh dokumen sudah kami pegang. Termasuk mempersiapkan tim hukum, tinggal dimantapkan saja. Insya Allah, kami optimis menang," ujarnya di Mataram, Selasa.


Ia menjelaskan, tim hukum yang dipersiapkan Mo-Novi untuk di MK, yakni Prof Yusril Ihza Mahendra. Bahkan, Yusril ditunjuk sebagai Ketua Tim Hukum Mo-Novi di MK. 


"Dalam tim ini berjumlah delapan orang. "Mereka adalah Prof Yusril Ihza Mahendra Gugum Ridho Putra, Adria Indra Cahyadi, Eddi Mulyono, Muhammad Dzul Ikram, Khairul Fadli, Elfano Eneilmy, Yusmarin, Kusnaini dan M Erry Satriyawan," ucapnya.


Anggota DPRD NTB asal Dapil Sumbawa-Kabupaten Sumbawa Barat ini, menjelaskan bahwa paslon Mo-Novi sudah melakukan penandatanganan surat kuasa melalui utusan langsung Yusril Ihza Mahendra. 


"Paslon kami sudah tandatangan surat kuasa untuk Ihza dan Ihza Law Firm yang dipimpin Prof Yusril Ihza Mahendra," terang Sambirang.


Ketua Komisi III DPRD NTB ini, menyatakan mempersilahkan pihak paslon nomor urut 5 menggunakan sisa ruang yang ada, yaitu di tingkat MK. 


Pada dasarnya, dia mengaku sangat menghargai dan menghormati setiap proses maupun upaya dari pihak Jarot-Mokhlis. Karena pihaknya sendiri menganggap, MK adalah sebuah ruang yang bisa digunakan pihak paslon nomor 5 sebagai langkah lanjutan. 


"Ini proses demokrasi yang harus kita hormati. Game is not over (permainan belum berakhir), masih ada ruang tingkat MK dan kita hormati itu. Yang pasti, kami sangat siap mengikuti proses di MK," tegasnya


Disinggung mengenai kesiapan Mo-Novi dalam menghadapi persoalan di MK? Pria yang kerap disapa Ustadz Sam itu, dengan santai menjelaskan bahwa pihaknya sudah sangat siap.


Disisi lain, ia menegaskan bahwa unggulnya Mo-Novi di Pilkada Sumbawa sejatinya adalah kemenangan masyarakat Sumbawa. Oleh karenanya, pertarungan Pilkada yang berlanjut ke MK, pihaknya tidak akan menganggap Jarot-Mokhlis adalah musuh.


"Mo-Novi hadir untuk membawa kegemilangan Sumbawa. Maka, siapapun rival di Pilkada tetap adalah saudara yang akan siap kita butuhkan pemikirannya untuk membangun peradaban dan perbaikan kehidupan masyarakat di wilayah Sumbawa. Insya Allah, Mo-Novi siap menjadikan rival sebagai saudara dalam membangun pemerintahan kedepannya," kata Sambirang.


Sementara itu, Ketua Tim Advokasi dan Hukum Mo-Novi, Kusnaini SH, menyatakan kesiapan yang teramat untuk berlanjut ke MK. 


"Yang pasti, kami sangat menghargai dan menghormati semua proses. Intinya kami sangat-sangat siap menghadapi persidangan di MK," katanya.


Sebelumnya, dalam sidang sengketa Pilkada Sumbawa, Bawaslu NTB memutuskan paslon nomor 4 Mo-Novi tidak terbukti melakukan pelanggaran bersifat Terstruktur Sistematis dan Masif (TSM) seperti yang dilaporkan Paslon Jarot-Mokhlis. (*)



×
Berita Terbaru Update