Notification

×

Iklan

Iklan

Kata Syeikh Ali Jaber Kepada Putra, Tetap Dirikan Shalat dan Khatamkan Alquran

| Kamis, Januari 14, 2021 WIB Last Updated 2021-01-14T16:49:08Z
Foto: Putra Sulung, Syeikh Ali Jaber, Al Hasan Al Jaber.


PARAGRAF - Almarhum Syeikh Ali Jaber memiliki pesan semasa masih hidup kepada keluarga, terutama kepada putra sulungnya Al Hasan Ali Jaber, yakni tetap selalu menjaga shalat dan menjaga ibunya.


"Pesannya dari dulu selalu jaga shalat, jaga shalat, jaga shalat, jangan tinggalkan shalat karena shalat itu tiang agama. Terus jangan lupa jaga ibu dan keluarga," ujar Al Hasan Ali Jaber saat ditemui di rumahnya di Jalan Ade Irma Suryani, Kota Mataram, Kamis.


Al Hasan Ali Jaber mengaku, dirinya dan keluarga mengikhlaskan kepergian Syeikh Ali Jaber. Meski demikian, dirinya tidak memiliki firasat apapun terkait meninggalnya Syeikh Ali Jaber.


"Kalau firasat tidak ada sama sekali," terangnya.


Menurutnya, semasa hidup Syeikh Ali Jaber tidak pernah meminta dirinya untuk meneruskan pekerjaan almarhum sebagai seorang pendakwah. Karena pesan almarhum kepada dirinya untuk tetap selalu menjaga dan tidak meninggalkan shalat.


"Belum ada, cuman yang selalu beliau pesan itu jaga shalat, karena insyaAllah kalau shalat lancar maka hidup akan dipermudah, terus jangan lupa mengkhatamkan Alquran," ucap putra sulung Syeikh Ali Jaber ini.  


Sebelum kembali ke Lombok pada Senin (11/1) lalu, dirinya lama berada di Jakarta untuk memantau kondisi Syeikh Ali Jaber selama dalam perawatan di rumah sakit.


"Karena kondisinya beliau terus membaik, saya akhirnya memutuskan pulang, tapi pada Kamis (14/1) pagi kami dikabarkan bahwa kondisi Syeikh Ali Jaber terus menurun, oksigen turun dan panasnya naik. Tapi meninggalnya Syeikh Ali Jaber dalam kondisi negatif COVID-19," jelasnya.


Terkait pemakaman, Syeikh Ali Jaber, pihaknya sepenuhnya menyerahkan yang terbaik, meski semasa hidup Syeikh Ali Jaber pernah berpesan ingin di makamkan di Lombok.


"Kalau bisa di makankan di Lombok, kami akan usahakan. Tetapi kalau ada halangan dan sesuatu lain hal kita mencari jalan terbaik, informasi terkahir di makamkan di Jakarta atau Tanggerang," ujarnya.


Meski demikian, diakuinya pihak keluarga memang berharap agar bisa di maknakan di Lombok, karena keluarga besar Syeikh Ali Jabersemua ada di Lombok.


"Semua kami lagi berduka, insyaAllah almarhum ditempatkan di sisi yang terbaik oleh Allat SWT. Sekarang kami dan keluarga sore ini mau berangkat ke Jakarta, bersama ibu dan keluarga besar," katanya.    



×
Berita Terbaru Update