Notification

×

Iklan

Iklan

Kasus Positif COVID-19 NTB Capai 6.177 orang, 300 Diantaranya Meninggal Dunia

| Minggu, Januari 10, 2021 WIB Last Updated 2021-01-10T22:28:30Z
Keterangan Foto : Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB yang juga menjabat Wakil Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi NTB, HL Gita Ariadi


PARAGRAF- Angka positif baru COVID-19 di Nusa Tenggara Barat kembali bertambah 43 orang sehingga secara keseluruhan semenjak kasus tersebut terjadi pada Maret 2020 mencapai 6.177 orang.


"Dari hasil pemeriksaan sebanyak 303 sampel dengan hasil 246 sampel negatif, 14 sampel positif ulangan, dan 43 sampel kasus baru positif COVID-19," ujar Wakil Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi NTB, HL Gita Ariadi di Mataram, Minggu.


Gita menyebutkan, penambahan angka positif COVID-19 terjadi di Kota Mataram sebanyak 10 orang, Sumbawa 18 orang, Lombok Barat 3 orang, Sumbawa Barat 3 orang, Dompu 2 orang, Kota Bima 4 orang, Lombok Barat 3 orang serta 4 orang merupakan warga luar Provinsi NTB.


"Sedangkan kabupaten lain seperti Lombok Tengah, Lombok Utara, Lombok Timur, Kabupaten Bima tidak ada positif baru COVID-19," ucap Gita.


Selain angka positif baru COVID-19 bertambah, kata Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB ini, terdapat 37 penambahan orang yang selesai isolasi dan sembuh dari COVID-19 di NTB. Meski demikian, lanjutnya, pada hari ini terdapat penambahan kasus kematian baru di NTB.


Mereka ini tercatat sebagai pasien nomor 5.855, berinisial SAYTA, perempuan, berusia 35 tahun, penduduk Desa Nijang, Kecamatan Unter Iwes, Kabupaten Sumbawa. Selanjutnya, pasien nomor 6

6.162, berinisial HS, laki-laki berusia 79 tahun, penduduk Kota Tegal, Provinsi Jawa Tengah. Kemudian, pasien nomor 6.166, berinisial LIP, laki-laki berusia 53 tahun warga Kelurahan Kekalik Jaya, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram.


Menurut dia, dengan adanya tambahan 43 kasus baru terkonfirmasi positif, 37 kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif COVID-19 di Provinsi NTB hingga Jumat (10/1/2021) sebanyak 6.177 orang, 

dengan perincian 5.070 orang sudah sembuh, 300 meninggal dunia, serta 807 orang masih positif.


"Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan COVID-19, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif. Diharapkan juga kepada petugas kesehatan di kabupaten dan kota melakukan identifikasi epicentrum," katanya. (*)



×
Berita Terbaru Update