Notification

×

Iklan

Iklan

Update positif COVID-19 NTB bertambah 90 orang, tiga orang meninggal

| Wednesday, January 20, 2021 WIB Last Updated 2021-01-20T14:43:13Z
Foto: Wakil Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi NTB, HL Gita Ariadi.


PARAGRAF- Angka positif baru COVID-19 di Provinsi Nusa Tenggara Barat kembali bertambah 90 kasus sehingga total secara keseluruhan semenjak penyakit itu muncul mencapai 6.794 orang.


"Dari 291 sampel yang diperiksa, hasil 193 sampel negatif, 8 sampel positif ulangan, dan 90 sampel kasus baru positif COVID-19," kata Wakil Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi NTB, HL Gita Ariadi di Mataram, Rabu (20/1/2020).


Ia menyebutkan, jumlah penambahan kasus terbanyak terjadi Kota Mataram 24 kasus, Kabupaten Sumbawa 23 kasus, Kota Mata Bima 13 kasus, Kabupaten Lombok Timur 10 kasus, Kabupaten Bima dan Lombok Barat masing-masing 7 kasus, Dompu 2 kasus, Sumbawa Barat 1 kasus dan luar provinsi 3 kasus, sehingga totalnya menjadi 90 kasus. 


Selain temuan kasus baru, kata Gita, berdasarkan laporan yang diterima Tim Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi NTB, terdapat 103 orang yang dinyatakan sembuh. Perinciannya, Kota Mataram 48 orang, Kabupaten Bima 46 orang, Kabupaten Sumbawa 5 orang, Lombok Timur 3 orang, dan luar provinsi 1 orang, sehingga totalnya menjadi 103 orang.


"Hari ini juga terdapat 3 penambahan kasus kematian baru, yakni pasien dengan nomor 5.960, laki-laki berusia 38 tahun, penduduk Desa Paokmotong, Kecamatan 

Masbagik, Kabupaten Lombok Timur. Pasien nomor 6.620, laki-laki berusia 52 tahun, penduduk Kelurahan Babakan, Kota Mataram dan pasien nomor 6.729 juga laki-laki berusia 26 hari warga Kelurahan Kekalik Jaya, Kota Mataram," terangnya.


Sekretaris Daerah (Sekda) NTB ini, menambahkan dengan adanya tambahan 90 kasus baru terkonfirmasi positif COVID-19, 103

tambahan sembuh baru, dan 3 kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif COVID-19

di Provinsi NTB menjadi sebanyak 6.794 orang. Perinciannya 5.442 orang sudah sembuh, 

319 orang meninggal dunia, serta 1.033 orang masih positif.


Karena itu, untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan COVID-19 petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif. 


"Kepada petugas kesehatan di kabupaten dan kota melakukan identifikasi epicentrum penularan setempat COVID-19 untuk dilakukan tindakan pencegahan dan pengendalian penyebaran COVID-19," katanya. (*)



×
Berita Terbaru Update