Notification

×

Iklan

Iklan

Sempat Diumumkan Sembuh, Pasien Covid-19 di Mataram Ini Ternyata Meninggal Dunia

| Minggu, Februari 07, 2021 WIB Last Updated 2021-02-07T14:56:01Z

Update Data Covid-19 Provinsi NTB, Minggu 7 Februari 2021.

PARAGRAF - Pasien positif Covid-19, perempuan berinisial BM (52) yang sempat diumumkan sembuh, ternyata meninggal dunia.


"Dipermaklumkan pasien nomor 5296, an. BM, perempuan, usia 52 tahun, penduduk Kelurahan Rembiga, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram yang diumumkan sembuh pada tanggal 04 Februari 2021 sesungguhnya pasien telah meninggal," sebut keterangan tertulis Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 NTB yang ditandatangani Sekda NTB, H Lalu Gita Ariyadi, Minggu malam (7/2).


BM tercatat dalam tiga kasus kematian baru yang dilaporkan pada hari Minggu, bersama pasien nomor 6705, an. SS, perempuan, usia 65 tahun, penduduk Kelurahan Monjok Timur, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram, dan pasien nomor 7857, an. ALB, perempuan, usia 66 tahun, penduduk Kelurahan Tanjung Karang Permai, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram.


"Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 NTB mengkonfirmasi ketiganya meninggal dunia dengan penyakit penyerta atau komorbid," papar Lalu Gita.


Lalu Gita menjelaskan, hari Minggu, 7 Februari 2021, selain tiga kasus kematian baru, tercatat tambahan kasus baru terkonfirmasi positif di NTB sebanyak 96 kasus, dan penambahan sembuh baru sebanyak 109 orang.


Dengan tambahan tersebut, secara komulatif jumlah kasus positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai Minggu (07/02) tercatat sebanyak 8.188 kasus. Dari jumlah itu, 6.556 orang sudah sembuh, 351 meninggal dunia. Sementara 1.281 orang masih positif dan menjalani perawatan isolasi di sejumlah RS rujukan Covid-19 di NTB.


"Dengan adanya tambahan 96 (sembilan puluh enam) kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, 109 (seratus sembilan) tambahan sembuh baru, dan 3 (tiga) kasus kematian baru, maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini (07/02/2021) sebanyak 8.188 (delapan ribu seratus delapan puluh delapan) orang, dengan perincian 6.556 (enam ribu lima ratus lima puluh enam) orang sudah sembuh, 351 (tiga ratus lima puluh satu) meninggal dunia, serta 1.281 (seribu dua ratus delapan satu) orang masih positif," katanya.


Gita menjelaskan, untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi poristif. Diharapkan juga kepada petugas kesehatan di kabupaten/kota untuk melakukan identifikasi epicentrum penularan setempat Covid-19 untuk dilakukan tindakan pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid-19.


Ia mengatakan, dengan semakin banyaknya kasus positif Covid-19 pada kelompok usia bayi dan balita diharapkan orang tua harus lebih lebih waspada terhadap penularan penyakit tersebut karena kelompok usia ini rentan terhadap penularan penyakit. Diimbau masuarakat untuk memperhatikan kesehatan bayi dan balita serta tidak membawa mereka keluar rumah tanpa pengawasan dan berkumpul di tempat-tempat keramaian.


"Mari kita terus waspada terhadap penyebaran Covid-19, yakni dengan patuh dan taat menerapkan protokol Kesehatan. Selalu gunakan masker ketika beraktivitas diluar rumah, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan serta sering mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer. Kepada pengelola fasilitas publik, perkantoran dan pengelola tempat kegiatan usaha agar menyiapkan fasilitas pencegahan Covid-19 serta secara berkala menghimbau untuk mematuhi protokol Kesehatan," tukasnya.


Untuk menghindari informasi yang tidak benar tentang Covid-19, masyarakat diharapkan mendapatkan informasi dari sumber-sumber resmi yang dikeluarkan oleh pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.


Pemerintah Provinsi menyediakan laman resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 http://corona.ntbprov.go.id, serta layanan Provincial Call Centre (PCC) Penanganan Penyebaran Pandemi Covid-19 NTB di nomor 081802118119.

×
Berita Terbaru Update