Notification

×

Iklan

Iklan

Dua Kali Vaksin, Wagub NTB Tetap Terpapar COVID-19

| Sabtu, Maret 13, 2021 WIB Last Updated 2021-03-14T00:51:16Z
Foto : Wakil Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Hj Sitti Rohmi Djalilah.


PARAGRAF- Meski sudah menerima suntik vaksin COVID-19, Wakil Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Hj Sitti Rohmi Djalilah tetap dinyatakan positif terpapar COVID-19.


Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, dr Lalu Hamzi Fikri dihubungi melalui telepon di Mataram, Minggu (14/3/2021), membenarkan bahwa Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah positif COVID-19.


"Iya benar Wagub NTB positif COVID-19," ujarnya.


Hamzi menuturkan, bahwa Wagub NTB tak sendirian terpapar COVID-19. Suami, H Khairul Rizal berserta tujuh orang lainnya yang tinggal di pendopo juga dinyatakan positif COVID-19. Meski demikian, kesemuanya dinyatakan dalam kondisi baik.


"Bu Wagub dan keluarga dalam keadaan baik saat ini dan statusnya orang tanpa gejala (OTG). Saat menjalani isolasi mandiri dan pengawasan tim dokter RSUD Provinsi NTB," katanya.


Diketahui Wagub NTB sudah dua kali menerima vaksin Sinovac. Pertama Ketua Satgas COVID-19 Pemerintah Provinsi NTB itu, menerima vaksin pada 14 Januari. Kemudian vaksinasi kedua pada 28 Januari 2021.


Terpisah, suami Wagub NTB H Khairul Rizal membenarkan, bahwa dirinya dan keluarga positif terpapar COVID-19. 


"Alhamdulillah walaupun positif, kondisi baik, tidak bergejala, mungkin pengaruh vaksin COVID-19 sudah bekerja," ujar anggota DPRD Provinsi NTB ini.


Pihaknya menduga virus tersebut masuk setelah salah seorang pembantu yang sehari-hari bekerja di pendopo pulang kampung dan sekembalinya membawa COVID-19.


"Bibik yang kerja di pendopo sempat pulang kampung, baliknya bawa COVID-19. Bibik ini tiba tiba hilang penciuman, langsung di swab dan positif. Baru kami yang lain di swab dan positif," katanya.


Sementara itu, berdasarkan data Satgas COVID-19 Pemerintah Provinsi NTB sampai dengan saat ini jumlah kasus COVID-19 di wilayah itu sudah mencapai 9.945 orang, sembuh 8.568 orang dan meninggal dunia mencapai 413 orang. 


×
Berita Terbaru Update