Notification

×

Iklan

Iklan

Poltekpar Lombok gelar pelatihan untuk desa wisata peyangga Mandalika

| Tuesday, March 09, 2021 WIB Last Updated 2021-03-09T09:49:26Z
Foto: Politeknik Pariwisata Negeri (Poltekpar) Lombok menggelar kegiatan bimbingan teknis kepariwisataan pelatihan standar operasional prosedur (SOP) bidang tata graha bagi pengelola desa wisata di kawasan penyangga Destinasi Super Prioritas Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.


PARAGRAF- Politeknik Pariwisata Negeri (Poltekpar) Lombok menggelar kegiatan bimbingan teknis kepariwisataan pelatihan standar operasional prosedur (SOP) bidang tata graha bagi pengelola desa wisata di kawasan penyangga Destinasi Super Prioritas Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.


Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Poltekpar Lombok, Herry Rachmat Widjaja, mengatakan kegiatan pelatihan standar operasional prosedur (SOP) bidang tata graha bagi pengelola desa wisata menekankan pentingnya pengelolaan tata graha atau housekeeping di desa wisata.


"Kegiatan ini mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) kepariwisataan di Lombok dan NTB secara umum," ujarnya di Mataram, Selasa.


Herry Rachmat Widjaja, menyatakan SDM merupakan salah satu hal penting dalam kesuksesan suatu program atau kegiatan di bidang kepariwisataan.


"Apalagi kita NTB didaulat sebagai salah satu lokasi event internasional yaitu MotoGP, oleh karena itu kita harus mempersiapkan diri untuk menghadapi hal tersebut," terang Herry.


Tata Graha atau housekeeping sendiri merupakan kemampuan mengelola akomodasi penginapan dari sisi kebersihan, estetika, dan kerapian yang membuat tamu merasakan kenyamanan dan betah berada di sebuah destinasi.


Hal ini menjadi penting bagi pengelola Desa Wisata, terutama di kawasan penyangga Mandalika. Apalagi desa wisata kini memiliki akomodasi berupa homestay.


Herry menjelaskan, pelatihan ini dilaksanakan untuk memberikan pemahaman teknis bidang tata graha atau hoesekeeping kepada pemuda - pemudi perwakilan masing-masing kepala dusun (Kadus) dengan jumlah 40 orang peserta.


"Program ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan pengetahuan kepada masyarakat sebgai bagian dari upaya mempersiapkan SDM di Lombok Tengah dalam menghadapi mega event Motor GP di kawasan Ekonomi Khusus Mandalika," ucapnya.


Sejumlah narasumber dalam pelatihan SOP Tata Graha ini antara lain Busran Ekamayadi Ketua IHKA NTB yang merupakan ahli dalam bidang housekeeping, dan Bahtiar Makmun selaku anggota IHKA NTB.


Kepala Desa Puyung, Lalu Edit Rahardian dan peserta pelatihan menyampaikan  apresiasi kepada Poltekpar Lombok atas diselenggarakannya kegiatan tersebut.


"Kegiatan ini sangat membuka wawasan pemuda pemudi di Desa Puyung dengan industri Pariwisata yang sangat menjanjikan di Lombok," katanya.


×
Berita Terbaru Update