Notification

×

Iklan

Iklan

Sekda NTB : ASN Harus Jadi Motivator Bukan Provokator

| Kamis, Maret 25, 2021 WIB Last Updated 2021-03-25T13:55:51Z
Foto : Sekretaris Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat H Lalu Gita Ariadi. 


PARAGRAF- Sekretaris Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat H Lalu Gita Ariadi meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov NTB harus bisa menjadi penggerak atau motivator masyarakat untuk melaksanakan hal-hal yang positif bukan justru menjadi provokator.  


Hal ini ditegaskan Sekda NTB H Lalu Gita Ariadi pada kegiatan Pelatihan Dasar CPNS Golongan II dan III Provinsi NTB, Angkatan I sampai dengan VI di Aula BPSDM NTB di Mataram, Kamis (26/3/2021).


Menurut Miq Gite sapaan akrabnya, ASN yang baik harus memahami tugas dan kewajbannya agar mampu bekerja maksimal menyelenggarakan tugas umum pemerintahan dan pembangunan nasional melalui pelayanan publik yang profesional. Untuk itu, para peserta pelatihan harus mengikuti diklat yang dilaksanakan secara sungguh-sungguh.


"Saya berharap para peserta mengikuti kegiatan ini dengan sebaik baiknya, saudara- saudari sudah memilih menjadi ASN sebagai jalur pengabdian terhadap bangsa dan negara oleh karenanya harus memahami bagaimana menjadi ASN yang baik dimasa yang akan datang," kata Mantan Kepala DPMPTSP Provinsi NTB tersebut. 


Selain meminta ASN menjadi motivator, Ketua Satgas COVID-19 NTB ini, juga meminta ASN di wilayah itu harus menjadi garda terdepan dalam penegakan protokol kesehatan (Prokes) COVID-19.


"ASN harus berada pada garda terdepan dalam hal penegakan protokol kesehatan COVID-19, terlebih NTB masih dalam masa pandemi seperti saat ini," ujarnya.  


Selain itu Miq Gite juga mengingatkan betapa pentingnya penerapan protokol kesehatan COVID-19 dalam pelaksanaan pelatihan bahkan jika ada gejala yang menghawatirkan, kepada panitia penyelenggara diperintahkan untuk terus melakukan pengecekan kesehatan peserta agar tidak menimbulkan kluster baru penyebaran virus.


Sementara itu mewakili Panitia Penyelenggara Diklat, Arifin mengatakan tema kegiatan ini adalah adaptasi new normal di masa pandemi COVID-19 dengan tujuan membentuk sosok PNS yang mampu melaksanakan tugasnya secara efektif dan efesien, bekerja secara disiplin demi terwujudnya pemerintahan yang baik. 


Ia menambahkan pelatihan dasar tersebut diikuti 180 peserta selama 51 hari on kampus kemudian dilanjutkan dengan 30 hari diluar kampus ditempat kerja masing-masing selanjutnya peserta akan mengikuti pelatihan dan pendidikan tentang belanegara, analisis isu kontemporer, kesiap siagaan bela negara sedangkan materi pelatihan akan disampaikan oleh widiaiswara fasilisator dan narasumber instansi termasuk korem 162WB dan Tim Penangaman COVID-19 Provinsi NTB.



×
Berita Terbaru Update