Notification

×

Iklan

Iklan

Bandara BIZAM Lombok Tetap Beroperasi Meski Ada Larangan Mudik

| Selasa, April 20, 2021 WIB Last Updated 2021-04-20T11:38:31Z


Foto : Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).


PARAGRAF
- Manajemen PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM) Lombok, Nusa Tenggara Barat memastikan tetap beroperasi seperti biasa meski ada larangan mudik Lebaran 6-17 Mei 2021.


Stakeholder Relation Manager Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid Lombok, Arif Haryanto mengatakan, bahwa Bandara Lombok tetap beroperasi, namun operasional tersebut untuk melayani penerbangan khusus pada saat larangan mudik diberlakukan mulai 6-17 Mei 2021.


"Penerbangan khusus dimaksud antara lain yaitu penerbangan pimpinan lembaga tinggi dan tamu kenegaraan, penerbangan repatriasi, serta penerbangan yang berhubungan dengan operasional penegakan hukum, ketertiban, dan pelayanan darurat, serta angkutan kargo," kata Arif saat dihubungi melalui handphone dari Mataram, Selasa (20/4).


Menurut Arif, meski operasional Bandara Lombok tetap beroperasi, namun untuk angkutan niaga dan non-niaga baik rute domestik maupun internasional selama periode larangan mudik Lebaran 6-17 Mei 2021 tutup.


"Pada prinsipnya kami selaku pengelola bandara mendukung kebijakan pemerintah yang bertujuan sebagai upaya pengendalian penyebaran COVID-19," ucapnya.


Disinggung berapa penerbangan yang tidak berjalan selama periode larangan mudik Lebaran 6-17 Mei 2021? Arif mengaku, belum mengetahui secara pasti

karena pihak maskapai sendiri belum memastikan maskapainya berhenti total atau masih beroperasi sebagian untuk melayani penerbangan khusus.


"Untuk hal tersebut belum pasti seperti itu hitungannya, karena pihak maskapai sendiri belum memastikan maskapainya berhenti total atau masih beroperasi sebagian untuk melayani penerbangan khusus. Namun, untuk saat ini rata-rata penumpang yang berangkat dan tiba di Bandara Lombok sekitar 3.000 orang penumpang per hari, dengan 32 pergerakan pesawat per hari," katanya.



×
Berita Terbaru Update