Notification

×

Iklan

Iklan

Cegah COVID-19, Pemprov NTB Larang Kegiatan Buka Puasa Bersama

| Jumat, April 09, 2021 WIB Last Updated 2021-04-09T14:56:01Z
Foto : Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), H Zulkieflimansyah.


PARAGRAF
- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, mengeluarkan surat edaran mengizinkan shalat taraweh di bulan suci Ramadhan maupun Idul Fitri 1442 Hijriah boleh dilaksanakan di masjid.


"Pemerintah Provinsi bersama Satuan Tugas COVID-19 NTB memberikan izin pelaksanaan ibadah Ramadhan dan Idul Fitri 1442 Hijriah sebagaimana tuntunan syariah," kata Gubernur NTB melalui surat edarannya yang diterima wartawan di Mataram, Jumat.


Dalam surat edaran Gubernur NTB yang diterbitkan 9 April 2021 dengan nomor 450.1/03/FUM tahun 2021 itu, juga mengatur 12 poin ketentuan yang harus dipatuhi masyarakat. 


Hal ini tidak lain dilakukan untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran COVID-19 dan memberikan rasa aman bagi umat Islam dalam melaksanakan ibadah puasa dan Idul Fitri 1442 Hijriah.


Salah satunya, saat sahur dan buka puasa dianjurkan dilakukan di rumah masing-masing bersama keluarga dan dilarang mengadakan buka puasa bersama atau kegiatan sejenis yang berpotensi menyebabkan terjadinya kerumunan.


"Melakukan pembersihan dan desinfeksi secara berkala dirumah ibadah," ujarnya.


Kemudian dalam surat edaran Gubernur NTB tersebut, pengurus masjid wajib menunjuk petugas yang memastikan penerapan protokol kesehatan COVID-19. Antara lain menyediakan tempat cuci tangan, handstanizer di pintu masuk dan pintu keluar, menyediakan alat pengecekan suhu tubuh.


Disamping itu juga menempatkan pembatasan jarak jemaah dan diberikan tanda batas untuk memudahkan pembatasan jaga jarak.


"Untuk menjaga kekhusuan ibadah dilarang memperjualbelikan dan menyalakan petasan dan kembang api," katanya.

×
Berita Terbaru Update