Notification

×

Iklan

Iklan

Ketua MPR Bamsoet Tinjau Homestay dan Kesiapan Kawasan Penyangga Mandalika

| Wednesday, April 07, 2021 WIB Last Updated 2021-04-07T08:02:56Z
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo bersama Gubernur NTB Zulkieflimansyah di kawasan penyangga Mandalika Lombok. (Foto: Ist)

PARAGRAF - Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo berkunjung ke Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk melakukan inspeksi pra-homologasi terhadap Sirkuit Mandalika.


Mengawali kunjungannya, Bamsoet didampingi Gubernur NTB Dr H Zulkieflimansyah meninjau kawasan penyangga The Mandalika, Rabu (7/4), termasuk di Desa Tradisional Sade, Lombok Tengah.


Bamsoet melihat konsep homestay kampung yang dikembangkan di kawasan penyangga Mandalika. Ia mengaku bangga dan senang melihat antusiasme masyarakat menyambut event MotoGP Mandalika.

  
"Homestay kampung bantuan dari PUPR ini kita harapkan bisa memenuhi kebutuhan tamu saat event MotoGP. Dan tidak hanya MotoGP saja, tetapi homestay ini bisa terus membantu pertumbuhan pariwisata dan menggerakan ekonomi kerakyatan di Lombok, NTB ini," kata Bamsoet di sela kunjungan.


Menurutnya, pemerintah berharap agar pertumbuhan sektor pariwisata tidak hanya bermanfaat bagi industri perhotelan berbintang saja, tetapi juga memberi dampak ekonomi bagi masyarakat. Salah satunya melalui konsep homestay kampung tersebut.


"Jadi tidak melulu pariwisata bicara hotel berbintang 5, 6 atau 7. Tetapi bagaimana masyarakat yang punya rumah dan bisa didesain kamarnya menjai homestay," katanya.


Ia mengaku optimistis sektor pariwisata Lombok bisa melejit dan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat bersamaan dengan kemajuan di kawasan KEK Mandalika.


Gubernur NTB Zulkieflimansyah mengatakan, bantuan homestay dari pemerintah untuk sejumlah Desa di kawasan penyangga Mandalika memberikan semangat bahwa masyarakat Lombok, NTB tidak boleh hanya menjadi penonton di sektor kepariwisataan yang berkembang.


"Tentu harapan kita, keberadaan homestay-homestay ini bisa bermanfaat ekonomis bagi masyarakat. Selain itu cara pandang dan wawasan masyarakat juga akan semakin baik dengan interaksi-interaksi bersama wisatawan yang datang dari berbagai daerah dan negara nantinya," kata Gubernur Zul.


Kepala Dinas Pariwisata NTB Lalu Moh Faozal menjelaskan, saat ini sedikitnya ada 396 unit homestay di kawasan penyangga Mandalika yang sudah siap menyambut event MotoGP Mandalika.


"Jumlah itu tersebar di beberapa desa lingkar kawasan The Mandalika dan dikelola oleh masyarakat sendiri," kata Faozal.


Diketahui kunjungan Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo ke Lombok tersebut untuk memastikan Sirkuit Mandalika siap digunakan sebagai tuan rumah kejuaraan balap motor dunia, MotoGP dan WSBK (World Superbike).


Hadir bersama Bamsoet, Safety Officer The Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM) Franco Uncini, Putra Mahkota CEO Dorna Sports Carmelo Ezpeleta sekaligus Managing Director Dorna Sports Carlos Ezpeleta, dan Race Direction Dorna Sports Loris Capirossi.


Menurut Bamsoet selama ini pihak FIM selaku federasi olahraga sepeda motor dunia, serta Dorna Sports selaku penyelenggara MotoGP dan WSBK, selalu memantau perkembangan pembangunan Sirkuit Mandalika melalui video.


"Kali ini kita ajak mereka melihat langsung bagaimana kondisi Sirkuit Mandalika terkini. Termasuk juga kondisi pembangunan sarana dan prasarana seperti bandara, hotel, home stay, sentra industri UMKM, rumah sakit, hingga progres vaksinasi terhadap masyarakat NTB. Satu hari penuh kita akan ajak mereka keliling NTB," ujar Bamsoet dalam keterangannya, Rabu (7/4/2021).


Ia menjelaskan menjadi tuan rumah kejuaraan balap motor bergengsi dan terbesar dunia, MotoGP dan WSBK, merupakan sebuah kehormatan sekaligus kebanggaan bagi Indonesia. Menurutnya, semua bermula dari impian yang kini perlahan menjadi kenyataan berkat dukungan penuh FIM dan Dorna Sports.


"Setelah absen menggelar MotoGP selamat 23 tahun di Indonesia sejak 1997, akhirnya kita akan gelar di sirkuit Mandalika Lombok, NTB. Dengan menjadi tuan rumah MotoGP dan WSBK, Indonesia akan memiliki banyak keuntungan. Dari mulai country branding, tourism, hingga multiplier effect economy. Selain tentu saja meningkatkan gairah olahraga sepeda motor, serta memotivasi para talenta muda pembalap Indonesia untuk berlaga di kompetisi bergengsi dunia seperti MotoGP dan WSBK," jelas Bamsoet.


Ia juga mengapresiasi Presiden Joko Widodo yang memobilisasi seluruh sumber daya dan usaha melalui seluruh instansi pemerintah dalam menyukseskan penyelenggaraan MotoGp dan WSBK. Tak lupa juga peran ITDC, MGPA, perusahaan konstruksi BUMN yang membangun Mandalika serta pemerintah provinsi dan kabupaten se-NTB.

×
Berita Terbaru Update