Notification

×

Iklan

Iklan

Komposisi Pengurus DPD Golkar NTB Terbentuk, Isvie Tetap Ketua DPRD

| Wednesday, April 07, 2021 WIB Last Updated 2021-04-08T06:34:03Z
Foto : H Misbach Mulyadi.


PARAGRAF
- Komposisi kepengurusan DPD Golkar Nusa Tenggara Barat periode 2021-2026 tak lagi menyertakan nama Hj Isvie Rupaedah sebagai Sekretaris DPD. Pasalnya, pasca H Mohan Roliskana terpilih sebagai Ketua Golkar NTB, posisi Hj Isvie Rupaedah kini digantikan oleh H Lalu Satriawandi sebagai Sekretaris DPD Golkar NTB.


Tak hanya posisi Hj Isvie Rupaedah yang dipastikan terpental dalam kepengurusan DPD Golkar Nusa Tenggara Barat (NTB) periode 2021-2026. Nama politisi gaek H Misbach Mulyadi pun tak luput harus digeser dari posisinya sebagai Ketua Harian DPD Golkar NTB. Posisi Misbach kini digantikan oleh koleganya sesama anggota DPRD NTB, H Abdul Hafid.


Terkait pergantian kepengurusan DPD Golkar NTB periode 2021-2026 itu, dibenarkan H Misbach Mulyadi saat dikonfirmasi sejumlah wartawan di Kota Mataram, Rabu (7/4/2021).


"Meski secara fisik belum lihat surat keputusan (SK)-nya, tapi informasi yang didapat teman-teman (wartawan,red) sudah mendekati kebenaran," kata Misbach.


Anggota DPRD NTB dari daerah pemilihan (Dapil) Kota Mataram ini, mengaku pergantian pengurus dalam tubuh Golkar NTB sesuatu hal yang biasa dalam sebuah organisasi, sehingga dirinya tak ingin ambil pusing meski tak lagi duduk di struktur kepengurusan dibawah Ketua DPD Golkar NTB H Mohan Roliskana.


"Kalau untuk bendahara siapa, saya belum tahu, tapi yang jelas SK ada dan masih berada di DPP," ujarnya.


Sementara itu, disinggung terkait posisi Ketua DPRD NTB yang terus digoyang, lantaran Isvie Rupaedah merupakan kader loyalis mantan Ketua DPD Golkar HM Suhaili FT. Menurut Misbach tidak ada seperti itu, karena diakuinya hal tersebut belum mengandung kebenaran. Pasalnya, hingga kini, belum ada informasi dari DPP untuk menggantikan posisi Isvie dari Ketua DPRD NTB. 


"Sejauh ini, posisi Bu Isvie, Insya Allah aman karena penggantian Ketua DPRD itu adalah hak DPP dalam hal ini Ketua Umum. Nah, pak Ketua Airlangga, belum sampai pada taraf melakukan penggantian ketua dewan," tegas Misbach. 


Meski demikian, dalam tradisi Partai Golkar, justru pergantian ketua DPRD adalah hal yang biasa dari Golkar. Hal ini terlihat saat Setyo Novanto menggantikan posisi Ade Komarudin (Akom) sebagai Ketua DPR begitu terpilih sebagai Ketua Umum Partai Golkar. Begitu juga saat H Umar Said digantikan Hj Isvie Rupaedah.


"Pergantian Ketua DPR dan DPRD di Partai Golkar adalah biasa. Tapi, itu domain dari Ketua Umum, tentunya dengan banyak pertimbangan. Nah, sampai sekarang untuk NTB belum ada rencana pergantian Bu Isvie meski beliau tidak lagi menjadi Sekretaris DPD Golkar NTB," tandas Misbach Mulyadi.


×
Berita Terbaru Update