Notification

×

Iklan

Iklan

Kumpul-Kumpul Tanpa Prokes, Belasan Remaja Dibubarkan Polisi

| Wednesday, April 21, 2021 WIB Last Updated 2021-04-21T15:56:12Z
Belasan remaja yang berkumpul tanpa prokes dibubarkan polisi di Lombok Utara.

PARAGRAF - Penegakan protokol kesehatan tetap harus diutamakan dalam menjalani semarak Bulan Suci Ramadhan 1442 H. Untuk itu Polres Lombok Utara selalu melakukan patroli di wilayahnya.


Belasan remaja yang ditemukan berkumpul tanpa menerapkan prokes, Rabu (21/4) dihampiri petugas Sat Reskrim Polres Lombok Utara di trotoar jembatan Belly, Desa Gondang, Kecamatan Gangga.


Tidak mengenakan masker dan tidak menjaga jarak, mereka pun diberi teguran sekaligus edukasi. Kemudian diminta untuk bubar.


Kapolres Lombok Utara AKBP Feri Jaya Satriansyh, SH., melaui Kanit Pidum Sat Reskrim Polres Lombok Utara IPDA I Wayan Cipta Naya mengatakan, kegiatan patroli dilakukan dengan menyisir sepanjang jalur dari Kecamatan Gangga sampai di Kecamatan Pemenang.


"Ternyata kita temukan ada yang tidak mematuhi prokes (Protokol Kesehatan), kita berikan tegur dan kita imbau mereka, adik-adik remaja ini tidak pakai masker dan berkumpul tidak menjaga jarak," kata IPDA I Wayan Cipta Naya.


Ia mengatakan, patroli tersebut dilakukan secara intensif di lokasi dan jam-jam rawan di sepanjang jalur mulai dari Kecamatan Gangga hingga ke Bangsal dan Pemenang. Kegiatan ini dilakukan guna menciptakan harkamtibmas selama Bulan Ramadhan 1442 H mengingat program Kampung Sehat 2 yang diinisiasi Kapolda NTB, Irjen Pol. Mohammad Iqbal tengah digelorakan oleh Polres Lombok Utara kepada masyarakat untuk bisa memutus penyebaran Covid-19.


"Selama patroli kami selalu mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya protokol kesehatan," terangnya.


Menurutnya, selain patroli rutin, kegiatan sosialisaskan kepada masyarakat juga dilakukan Polres KLU melalui bhabinkamtibmas di 43 Desa Se-Kabupaten Lombok Utara. Tujuannya agar masyarakat bisa mematuhi prokes dengan cara 5M ( Memakai Masker, Menjaga Jarak, Mencuci Tangan pakai sabun di air mengalir, Membatasi Mobilisasi dan Interaksi serta menghindari kerumunan).


Ia menambahkan, patroli itu juga dimaksudkan untuk mengantisipasi kejahatan 3C (Curanmor, Curat dan Curas) di jam-jam rawan, saat masyarakat tengah menjalankan ibadah di Bulan Suci Ramadhan. 


"Kami ingin Kabupaten Lombok Utara tetap aman, dan kondusif hingga masyarakat dapat beribadah dengan nyaman," katanya.


×
Berita Terbaru Update