Notification

×

Iklan

Iklan

15 Ribu Ton Jagung Rendah Aflatoksin dikirmim PT Gerbang NTB Emas dan DNA

| Monday, May 31, 2021 WIB Last Updated 2021-06-23T10:38:54Z
Foto: PT. Gerbang NTB Emas dan DNA saat mempersiapkan pengiriman Jagung Rendah Aflatoksin


PARAGRAF
- PT. Gerbang NTB Emas (GNE) terus mencari partner serta kolaborasi dengan berbagai pihak dalam memajukan dan meningkatkan laju ekonomi NTB.


Saat ini, PT. GNE menggandeng DNA sebagai mitra dalam melakukan pengiriman jagung rendah aflatoksin  keluar Provinsi NTB, dengan jumlah 100 ton tujuan PT. Miwon Indonesia.


Jagung rendah aflatoksin ini merupakan pengiriman bertahap dari yang direncanakan pengiriman berjumlah 15.000 ton jenis tersebut yang diorder oleh PT. Miwon Indonesia.


Pengiriman armada jagung rendah aflatoksin dilepas langsung secara simbolis oleh Kadis Pertanian Lombok Timur Bapak H.M Abadi SP, Direktur DNA Agro Dean Novel dan Direktur Operasional PT. Gerbang NTB Emas Muhammad Ihsanul Wathony.


Pengiriman akan bertahap sesuai dengan pengumpulan jagung rendah aflatoksin dari petani binaan yang berada di sekitar wilayah Pringgabaya dan Sambelia, Lombok Timur.


Pengumpulan jagung sudah disusun jadwalnya dengan bertahap dikarenakan untuk menghasilkan jagung rendah afllatoksin ini memerlukan treatment khusus sejak dari pembibitan sampai pemanenan, dan di Lombok timur kurang lebih 1000 Ha lahan yang digarap untuk menghasilkan jagung seperti itu di lahan yang sudah dibina oleh GNE-DNA.



Secara Terpisah Kadis Distanbun NTB, Muhammad Riadi, mengatakan bahwa melihat besarnya pesanan jagung rendah aflatoksin begitu tinggi serta harga untuk petani juga sangat bagus maka Dinas Pertanian NTB bersama Dinas Pertanian kabupaten/kota termasuk di Lombok timur akan memperluas lahan penanaman untuk jagung rendah aflatoksin yang kemudian akan lebih memperkuat kerjasama dengan pihak perbankan terutama bank baerah (Bank NTB Syariah) dan BUMD serta perusaahaan lainnya.


“Kami berkomitmen untuk itu. Diharapkan BUMD kita makin membangun sinergi yang kuat untuk memperbanyak keterlibatan petani dalam kegiatan-kegiatan yang sangat menguntungkan untuk daerah kita ini,” kata Kadistanbun NTB, Minggu, 30 Mei 2021.


Direktur operasional PT. GNE Muhammad Ichsanul Watony, menyatakan bahwa keberhasilan PT. GNE dan DNA mengirim jagung rendah aflatoksin ini sebagai bukti bahwa kualitas jagung di NTB sangat bagus dan pabrik-pabrik makanan serta merek-merek besar di Indonesia sangat menggantungkan suplay jagung rendah aflatoksin dari luar negeri.


“Dengan adanya produksi jagung rendah aflatoksin di NTB diharapkan food industry dalam negeri bisa membeli jagung di NTB sehingga petani jagung kita bisa lebih sejahtera kedepannya,” ujar Ichan panggilan akrab M Ihsanul Wathony.

×
Berita Terbaru Update