Notification

×

Iklan

Iklan

Polsek Sakra Timur dan Pemdes Surabaya Gelar Razia Petasan Menjelang Idul Fitri

| Senin, Mei 10, 2021 WIB Last Updated 2021-05-10T09:07:34Z
Foto: Jajaran Polsek Sakra Timur bersama Pemerintah Desa Surabaya saat menggelar Razia Petasan disejumlah tempat di Desa Surabaya Pada Senin Pagi, 10/5/2021


PARAGRAF
- Untuk Menjaga Ketertiban dan Keamanan Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Polsek Sakra Timur bersama Pemerintah Desa Surabaya menggelar Razia Petasan dan berhasil mengamankan puluhan lonjor Petasan berbagai Macam Jenis, pada Senin, 10/5/2021.


“Kepolisian khususnya Polsek Sakra Timur  selaku pengemban keamanan di wilayahnya juga melakukan berbagai upaya untuk terciptanya kondisi keamanan, kenyamanan warga, karena penggunaan petasan atau mercon ini sangat berbahaya bahkan tidak jarang mencelakai penggunanya dan bahkan mencelakai orang lain, untuk itu kita akan terus melakukan penertiban demi keamanan dan kenyamanan mereka sendiri" ujar Kapolsek Sakra Timur, Iptu Ahmad Amin saat menggelar Razia.


Ahmad Amin Mengatakan, Razia Petasan akan terus digelar hingga pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri demi Kenyamanan Masyakat dalam Melakukan Ibadah.


"Kami akan terus berupaya melaksanakan kegiatan ini hingga hari raya idul Fitri, supaya Masyarakat Nyaman dan tenang melaksanakan Ibdah" Imbuhnya.


Sementara itu, Kepala Desa Surabaya, Ripai Pajrin menyampaikan permohonan maaf kepada pedagang yang terkena razia, menurutnya Pemdes Surabaya telah melakukan Upaya Sosialisasi dan Himbauan kepada Masyarakat untuk tidak menyimpan dan memperjual belikan Petasan.


"langkah ini kita lakukan karena sudah melakukan permakluman dan himbauan sebelumnya demi menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat secara umum, Razia gabungan ini melakukan razia terhadap pemilik, penjual dan pengguna petasan atau mercon yang dapat menganggu orang lain dalam beribadah" Kata Rifa'i 


Rifa'i menambahakan, Pemdes Surabaya akan mendirikan Posko Pemgamanan Guna mengantisipasi Masyarakat kembali menjual Petasan.


"sebagai tindak lanjut langkah antisipatif kami pemerintah desa akan mendirikan posko pengamanan 1 Syawal ditiga titik didesa Surabaya bekerja sama dengan Polsek Sakra Timur beserta Danposramil" Tegasnya


Selain itu, Ketua BPD Desa Surabaya Zohriandi, mengatakan Razia petasan ini merespon keluhan masyarakat yang terganggu dengan suara petasan, khususnya saat tengah beribadah salat tarawih pada malam hari.


“Semua ini dilakukan demi memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, lebih- lebih umat muslim sedang dalam menjalankan ibadah puasa di bulan Suci Ramdhan selama satu bulan penuh dan sebentar lagi idul Fitri,” tandasnya


kepemilikan dan penggunaan bahan peledak termasuk petasan Sendiri telah diatur dalam Undang-Undang dan melanggar UU Darurat Nomor 12 tahun 1951 dan dapat dijerat dengan pasal 187 KUHP.


Dalam razia tersebut, Polsek Sakra Timur bersama Pemdes Surabaya berhasil mengamankan beberapa petasan merk Blooming Flower sebagai barang bukti untuk dibawa ke Mapolsek Sakra timur, Selanjutnya pemilik Petasan dinasehati dan diberikan arahan untuk tidak kembali menyimpan atau menjual petasan.

×
Berita Terbaru Update