Notification

×

Iklan

Iklan

Dispar NTB usulkan pembangunan bandara perintis di Dompu

| Friday, June 11, 2021 WIB Last Updated 2021-06-11T23:48:27Z
Kepala Dinas Pariwisata NTB, H Yusron Hadi


PARAGRAF
- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat akan mengusulkan pembangunan bandara perintis di Kabupaten Dompu untuk mempercepat akses moda transportasi ke sejumlah destinasi di wilayah itu.


"Kami sedang mengusulkan penambahan penerbangan ke Bima atau mungkin saja membangun bandara perintis di Dompu, supaya akses menuju Tambora, Moyo dan Lakey sebagai destinasi utama di bagian timur bisa lebih baik," kata Kepala Dinas Pariwisata NTB, H Yusron Hadi di Mataram, Jumat (11/6/2021).


Menurut Yusron, selama ini untuk menuju tiga destinasi utama di Pulau Sumbawa itu, yakni Taman Nasional Gunung Tambora, Pulau Moyo dan pantai Lakey dibutuhkan waktu 7 jam perjalanan dari Bandara Sultan Salahuddin Bima atau 12 jam dari Kabupaten Sumbawa.


"Karena itu rencana kehadiran Pak Menteri Pariwisata Sandiaga Uno ke Bima, nanti kita sampaikan sehingga bisa diatensi," ujarnya.


Selain persoalan transportasi, pihaknya juga meminta kepada pusat melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk membantu daerah melakukan penataan estetika destinasi wisata, mulai fasilitas jalan dalam kawasan dan toilet dengan standar yang bersih dan sehat. 


"Termasuk, penguatan industri kreatif yang banyak ragamnya dan dukungan festival-festival supaya masuk kembali dalam kalender event nasional," katanya.


Mantan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) NTB ini, menjelaskan Lombok dan Sumbawa kaya sekali dengan spot-spot menarik dan eksotis untuk dikunjungi. Karakter destinasi Lombok dengan Sumbawa yang dibentuk oleh ragam landscape, sosial budaya yang berbeda memberi varian berwisata yang tak ada habisnya.


"Ketika di Lombok kita bisa mendapatkan pantai yg mempesona, alam pegunungan yg sejuk, ragam budaya dan tentu saja area spot tourism yang menantang di belahan timur kita menemukan tempat yang kuat untuk wisata adventure alam hutan pegunungan, deburan ombak pantai yang disukai para peselancar dengan suguhan budaya yang amat beda dengan Lombok.


Oleh karena itu, Yusron berharap kehadiran Menparekraf Sandiaga Uno pada 13 dan 14 Juni di Kabupaten Bima dapat menguatkan sektor wisata di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa.


"Kedatangan kembali Pak Menteri Parekraf kali ini mengunjungi bagian timur NTB, yakni spot berkuda dan desa wisata Maria di Bima semoga terus bisa menghidupkan kembali giat wisata Lombok-Sumbawa," katanya.

×
Berita Terbaru Update