Notification

×

Iklan

Iklan

Ribuan Pelaku Wisata di NTB Sudah di Vaksinasi

| Friday, June 25, 2021 WIB Last Updated 2021-06-26T04:29:10Z
Foto : Kepala Dinas Pariwisata NTB, H Yusron Hadi.


PARAGRAF
- Sebanyak 6.000 pelaku pariwisata di Nusa Tenggara Barat sudah di vaksinasi COVID-19.


Kepala Dinas Pariwisata NTB, H Yusron Hadi, mengatakan mereka yang sudah di vaksinasi ini tersebar di sejumlah destinasi wisata, seperti Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah, Sembalun Kabupaten Lombok Timur dan tiga Gili Trawangan, Air dan Meno di Kabupaten Lombok Utara.


"Di Mandalika dari target 3.000 orang baru tervaksinasi 2.619 orang atau 87,3 persen, Sembalun dari target 500 orang baru divaksinasi 391 orang atau 79 persen dan tiga gili sebanyak 2.500 orang," ujarnya di Mataram, Jumat.


Ia mengatakan, vaksinasi kepada pelaku wisata ini untuk membangun zona hijau di destinasi wisata. Proses vaksinasi dilakukan secara bertahap. 


"Kita bangun zona hijau secara bertahap di Mandalika, tiga gili dan Sembalun selanjutnya nanti menyusul Moyo Tambora dan Lakey di Pulau Sumbawa. Selebihnya tergantung nanti kecepatan penuntasan CHSE dan vaksin oleh kabupaten/kota," jelas mantan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan.


Untuk mempercepat vaksinasi pihaknya  menghimbau semua kabupaten/kota di NTB untuk sama-sama bergerak menciptakan zona hijau di wilayahnya masing-masing.


"Mari sama-sama bergerak menciptakan zona wisata hijau dalam wilayah masing-masing sesuai prioritas destinasi baik provinsi maupun kabupaten/kota," tuturnya.


Disinggung sampai kapan pelaksanaan vaksinasi kepada pelaku wisata tersebut, Yusron menyatakan belum dapat memastikannya. Karena semua itu tergantung dari kesiapan para pelaku wisata itu sendiri.


"Kalau target bisa saja bergerak apalagi sekatang beberapa usaha wisata tutup dan karyawan di rumahkan," ucap Yusron.


Selain itu, ketersediaan fasilitas penunjang seperti toilet yang juga merupakan bagian dari CHSE juga tidak luput dari perhatiannya.


"Hal ini dimaksudkan demi menjamin rasa nyaman dan aman bagi wisatawan baik asing maupun lokal yang ingin berlibur di tengah era tatanan baru pandemi COVID-19," katanya.



×
Berita Terbaru Update