Notification

×

Iklan

Iklan

1.500 Peserta Diprediksi Ikuti L'Etape Indonesia Tour de France 2021 di Lombok

| Tuesday, July 06, 2021 WIB Last Updated 2021-07-07T01:58:48Z
Keterangan Foto : Kepala Dinas Pariwisata NTB, H Yusron Hadi.


PARAGRAF
- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, menyatakan kesiapan menggelar L'Etape Indonesia Tour de France pada 10-13 September 2021.


Kepala Dinas Pariwisata NTB, H Yusron Hadi mengatakan, sebanyak 1.500 peserta pembalap pecinta sepeda akan melintasi jalur pariwisata Mandalika yang dilaksanakan 10 - 12 September. 


"Event ini merupakan bagian dari Tour de France," ujarnya usai memimpin rapat pembahasan event balap sepeda L'etape yang diselenggarakan secara virtual dan dihadiri sebanyak 24 audiences dari Mataram, Selasa.


Ia menyebutkan, L'etape Indonesia ini akan diikuti oleh 18 negara yang menawarkan dua lintasan, yaitu 125 kilometer dan 75 kilometer. Peserta balap sepeda ini berasal dari beberapa negara Asia, Asia Tenggara, Australia, Afrika Utara, Amerika, dan lain-lain. 


Event ini akan menggunakan protokol kesehatan secara ketat, seperti peserta harus melakukan PCR sebelum terbang ke Lombok, harus membawa surat keterangan sehat dari dokter, dan tentu saja peserta harus sudah divaksin. 


Tidak sampai disitu, Yusron melanjutkan, selama event berlangsung protokol kesehatan harus tetap dijalankan, tidak hanya bagi peserta tapi juga semua pengunjung yang datang. Seperti memakai masker, mencuci tangan, menggunakan handsanitizier dan mengecek suhu sebelum masuki ke venue. 


Untuk menjamin kesterilan venue, panitia akan menyemprotkan disinfektan tiga kali sehari, mulai dari pagi sebelum event berlangsung, siang hari dan malam setelah event selesai. 


Sementara itu, Direktur L'Etape Indonesia, Zacky Badrudin mengatakan, bahwa keikutsertaan 1.500 peserta ini berpotensi untuk mendatangkan sekitar 5.000 orang wisatawan macanegara. 


"Bukan hanya olahraga, tugas kami untuk membantu promosi pariwisata di Indonesia, khususnya NTB. Kami sudah mempromosikan event ini di sosial media secara global, sehingga akan dikenal hingga mancanegara," tegasnya. 


Kapolres Lombok Tengah AKBP Esty Setyo Nugroho menambahkan, ada beberapa kondisi jalan yang harus di antisipasi karena sampai saat ini masih dalam proses pengerjaan pembangunan jalan di ruas Mandalika.


"Ada beberapa lokasi yang harus di cek kembali untuk memastikan rute clear," tegasnya. 


Perwakilan dari PHRI juga menambahkan bahwa akan disiapkan hotel-hotel yang sudah mendaptkan sertifikat CHSE (Clean Health Safety Environment) agar peserta extend lebih lama.



×
Berita Terbaru Update