Notification

×

Iklan

Iklan

Puluhan Desa di NTB Mendaftar Lomba Desa Wisata Kemenparekraf

| Friday, July 16, 2021 WIB Last Updated 2021-07-16T14:17:00Z
Keterangan Foto : Kepala Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB), Yusron Hadi. 


PARAGRAF
- Kepala Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Barat, Yusron Hadi mengatakan, jumlah desa di wilayah itu yang sudah mendaftar dalam lomba Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) sebanyak 74 desa.


"Ke 74 desa wisata ini terdiri dari 34 desa wisata rintisan, 36 desa wisata berkembang dan 4 desa wisata maju," ujarnya di Mataram, Jumat.


Ia menyebutkan, dari 10 kabupaten kota di NTB terbanyak dari Kabupten Lombok Tengah dengan 19 desa, selanjutnya Kabupaten Bima 18 desa, Lombok Timur 12 desa, Lombok Barat 9 desa, Sumbawa 6 desa, Lombok Utara 3 desa, Sumbawa Barat 2 desa. Sedangkan, Kota Bima dan Kabupaten Dompu masing-masing di wakili satu desa.


"Jumlah desa yang mendaftar kemungkinan masih bisa saja bertambah, karena pendaftaran akan berakhir hari ini Jumat (16/7) pukul 23.00 WIB," terang Yusron.


Yusron menjelaskan, untuk katagori lomba terdiri dari tujuh, yakni CHSE, desa digital, souvenir (kuliner, fesyen, kriya), daya tarik wisata (alam, budaya, buatan), konten kreatif, homestay, dan toilet.


"Sebelum ini ada 3 desa wisata di NTB masuk nominator juara BCA desa wisata award dan saat ini sedang proses penjurian," ucapnya.


"Desa wisata itu Sade untuk kategori budaya, Bilebante Lombok Tengah dan Kawinda To'i di Bima masuk kategori alam," sambung Yusron.


Menurut mantan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan NTB ini, Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 merupakan lomba dari Kemenparekraf yang ditujukan bagi seluruh desa wisata di Indonesia.


"Dalam masa pandemi ketika event belum bisa di gelar, wisatawan mancanegara belum bisa datang maka penguatan potensi wisata lokal seperti desa wisata adalah pilihan," imbuhnya.


Oleh karena itu, menurut Yusron, desa wisata menjadi penyangga destinasi-destinasi utama zona hijau yang tersebar di lingkaran Mandalika, Sembalun, Tiga Gili, Pulau Moyo dan Tambora. 


"Daya tarik destinasi utama akan diperkaya dengan keragaman obyek wisata di desa wisata," katanya.



×
Berita Terbaru Update