Notification

×

Iklan

Iklan

Pemprov NTB Alokasikan 20 Ribu Paket Sembako Untuk PKL

| Tuesday, August 03, 2021 WIB Last Updated 2021-08-03T11:26:44Z
Foto : Gubernur NTB, Zulkieflimansyah saat menerima kehadiran Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APKLI) Provinsi NTB di Ruang Rapat Utama (RRU) Kantor Gubernur NTB di Mataram, Selasa (3/8).


PARAGRAF - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menyiapkan 20 ribu paket bantuan sosial untuk membantu Pedagang Kaki Lima (PKL) di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level IV akibat COVID-19.


"Karena ada PPKM sampai tanggal 8 atau 9 tentu membatasi kegiatan masyarakat terutama para pedagang yang terbatas, oleh karena itu disini pemerintah akan tetap membantu dengan memberikan paket sembako," kata Gubernur NTB, Zulkieflimansyah saat menerima kehadiran Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APKLI) Provinsi NTB di Ruang Rapat Utama (RRU) Kantor Gubernur NTB di Mataram, Selasa.


Untuk memperlancar proses bantuan, Gubernur NTB meminta APKLI dapat  segera mempersiapkan data - data anggota yang berhak mendapatkan bantuan, agar pemerintah dapat segera memprosesnya.


"APKLI langsung saja persiapkan data mana saja yang harus dibantu dari segi permodalan, penagihan, supaya kita bisa langsung bekerja secara bersama, langsung konkrit, data kabupaten/kota," ucap Bang Zul Sapan akrab Gubernur NTB.


Bantuan Sosial yang disebut Jaring Pengaman Sosial (JPS) Mini diinisiasi oleh Pemprov NTB bersama dengan berbagai stakeholder, seperti BAZNAS, OJK, Bank NTB Syariah dan lain sebagainya.


Ketua APKLI NTB, Abdul Majid mengaku berterimakasih atas respon cepat dari Gubernur NTB, solusi yang diberikan seperti adanya bantuan sosial bagi para PKL dan relaksasi dari berbagai pihak bank.


"PKL ini dari awal PPKM selalu menerima dengan legowo berbagai keputusan pemerintah, namun kalau PKL terus berlanjut PKL tidak bisa melakukan apa - apa sementara semua PKL harus membiayai hidunya," katanya.



×
Berita Terbaru Update