Notification

×

Iklan

Iklan

Upaya Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Dikbud Sumbawa harapkan Sinergitas Semua Pihak

| Thursday, September 30, 2021 WIB Last Updated 2021-09-30T15:29:58Z
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumbawa, Dr. M. Ikhsan Safitri, M. Sc


PARAGRAF - Upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Sumbawa Besar. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa terus berbenah. 


Kepala Dinas Dikbud Sumbawa, Dr. M. Ikhsan Safitri M.Sc mengatakan, beberapa pembenahan perlu dilakukan terlebih soal sumber daya manusia (SDM) tenaga pengajar, baik guru pegawai negeri sipil (PNS) dan guru tidak tetap (GTT) yang kebanyakan masih kurang.


 "Dari sisi kuwalitas kompetisinya perlu ditingkatkan," kata Ikhsan, saat ditemui media ini, Rabu (29/09/2021).


Diakuinya, persoalan lainnya juga, berupa insentif atau honore guru tidak tetap dan jumlahnya juga cukup banyak, ada sekitar 5000 an jumlahnya, sementara penghasilannya relatif sangat minim.


 "Hanya karena tingkat pengabdiannya yang tinggi, rasa kepeduliaannya yang tinggi juga untuk mendidik dan membina anak-anak kita sehingga itulah yang membuat mereka untuk bertahan sampai saat ini," terangnya.


Kemudian sarana prasarana sekolah juga, lanjutnya, seperti bangku, kursi meja dan lain sebagainya itu, pengadaannya sudah lama dibeberapa tempat tertentu. "Inilah barangkali yang perlu diintervensi dan diperhatikan lagi sehingga putra-putri kita tempatnya lebih nyaman dalam melaksanakan proses belajar-mengajar mereka di sekolahnya masing-masing," ujarnya.


"Penyelesaian masalah pendidikan ini, bukan hanya dipikirkan oleh dikbud tapi juga harus ada kerjasama yang baik antara guru dan wali murid," sambungnya.


Selain kerjasama, dijelaskannya, untuk menyelesaikan beberapa persoalan pendidikan diperlukan adanya ketersediaan semua data-data semua sekolah untuk mengetahui seperti apa keadaannya sehingga kita mengetahui juga apa saja yang dibutuhkan oleh sekolah tersebut. Keberadaan data itu sendiri juga nantinya dapat dijadikan pembanding antara sekolah yang satu dengan sekolah yang lainnya.


"Ketika ada pembandingnya kita dapat mengetahui bahwa sekolah A super prioritas, sekolah B setengah prioritas dan sekolah C tidak terlalu prioritas, itu manakala kita mengetahuinya apabila kita sudah turun semuanya ke Lapangan, sehingga kita bisa memetakkan persoalan dan menentukan skala prioritasnya," paparnya.


Untuk itu, kami berharap partisipasi masyarakat di dalam memajukan pendidikan itu mutlak. Apa bentuk partisipasi masyarakat, tentunya selalu menggelorakan semangat belajar buat putra-putrinya. 


"Pertama, kalau ada usia yang seharusnya belajar jangan sampai dia tidak belajar dan sekolah. Kedua, semua tenaga pendidik guru, orangtua, dan sebagainya tetap bersemangat memberikan pendidikan di belahan bumi manapun di sumbawa ini dan di pelosok, kami sangat mengapresiasi," tukasnya.


Apalagi pemerintahan kita sekarang ini, ungkapnya, sudah memperhatikan, mualai tahun depan diberikan insentif bagi (GTT) walaupun jumlahnya tidak memadai. 


"Saya kira ini ietrapoin untuk memberikan kebijakan apiermatif kepada khususnya GTT dan seiring dengan berjalannya waktu lambat laun kita akan terus memperbaiki kualitas pendidikan kita di Sumbawa ini," Pungkasnya. (Bgs)

×
Berita Terbaru Update