Notification

×

Iklan

Iklan

Kenyamanan Pengunjung Jadi Prioritas Bandara Sultan M. Kaharuddin Sumbawa

| Wednesday, October 20, 2021 WIB Last Updated 2021-10-20T08:39:51Z
Kepala Kantor UPBU Sumbawa, Tri Pono Basuki Wijayanto


PARAGRAF - Kenyamanan salah satu prioritas yang diutamakan dalam memberikan pelayanan bagi para pengguna jasa penerbangan di ruang lingkup Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa Besar Provinsi NTB. Salah satunya, dengan menerapkan rencana usulan program penataan (Lanskap) dikawasan area parkir. Sebab, indikator kenyamanan sebuah bandara dapat terlihat dari terminalnya.


Kepala Kantor Unit Penyelenggaraan Bandar Udara (UPBU) Sumbawa Besar Tri Pono Basuki Wijianto, S.S.T., mengatakan, penataan halaman dan tempat parkir dibutuhkan sehingga Pengunjung mendapatkan Kenyamanan saat berada di Bandara.


"dibutuhkan seni sedikit, Ketika kita mau mengambil Gambar misalnya, speknya agak ndak dapat karena viewnya yang belum ada," kata Tri.


Ia mengungkapkan, untuk memperkenalkan Sumbawa ini keluar daerah, tentunya, tempatnya di sini harus ditata. "Ketika banyak orang datang-pergi dan mengambil photo di bandara, sudah memperkenalkan Kota Sumbawa ini keluar daerah," ujarnya.


Selain itu, lanjutnya, dalam rangka meningkatkan kapasitas pesawat di bandara Sultan M. Kaharuddin Sumbawa Besar, kami sekiranya berharap agar Kementrian RI memberikannya alokasi anggaran untuk meningkatkan kapasitas pesawatnya. 


"Kalau sekarang pada pesawat ATR, seharusnya kalau kita dikasih anggarannya, saya bisa menguatkan landasannya, lebelnya untuk pesawat yang lebih besar lagi," ujarnya.


Kita misalnya, kata dia, mau ke Ceribe, panjang kita sudah 1.800 itu. "Sebenarnya sudah bisa Class Wings 737-500 yang 6 R, cuma kekuatan landasanya yang belum dapat dan kita harus tambahkan pelapisan lagi untuk menguatkan landasan maupun levelnya," tandasnya.


Dijelaskannya, mengingat PPKM kemarin, jadi dibutuhkan pemeriksaan antigen dan itu menjadi kebutuhan masyarakat yang berangkat. "Dan pemeriksaan antigen yang belum ada dan berlokasi di Airport," ungkapnya.


Diakuinya, sebanarnya kamarin sudah ada pengusaha yang siap untuk memberikan layanan kepada masyarakat di sini yang mau berangkat untuk pengadaan antigennya. "Cuma saya minta harus ada izin dulu dari gugus tugas daerah," tukasnya.


Lanjutnya, karena sistemnya itu dipegang sama mereka sedangkan tidak mungkin kami bisa membuka, tapi tidak bisa menginputnya. "Itu tidak akan bisa dan tidak akan ada gunanya. Ternyata itu belum dikasih izinnya," tutur Tri.


Kami berharap, semoga pandemi ini cepat berlalu, sehingga bisnis penerbangan di bandara kemabali bangkit. "Semakin banyak bisa melayani masyarakat dan semakin bisa memberi manfaat kepada warga sekitar, khususnya warga masyarakat Sumbawa," Pungkasnya. (Bgs)

×
Berita Terbaru Update