Notification

×

Iklan

Iklan

Penumpang KMP Wicitra Dharma di Kayangan Dapat Kompensasi Usai Kapal Kandas

| Tuesday, October 19, 2021 WIB Last Updated 2021-10-19T12:15:17Z
Pihak PT. Dharma Lautan Utama (DLU) menemui penumpang usai di Evakuasi Tim Gabungan dari SAR, TNI dan Polri


PARAGRAF - Kapal Motor Penumpang (KMP) Wicitra Dharma sempat kandas saat berlayar dari Pelabuhan Kayangan Lombok Timur menuju Poto Tano Sumbawa, pukul 1.00 Wita dini hari, Selasa, 19 Oktober 2021.


Kapal kandas sekitar 1 mil dari Pelabuhan Kayangan. Tim SAR gabungan kemudian melakukan evakuasi penumpang.


"Seluruh penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat pukul 07.00 Wita ke Pelabuhan Kayangan," kata Kepala Kantor SAR Mataram, Nanang Sigit.


Kapal milik PT. Dharma Lautan Utama (DLU) tersebut kandas akibat mesin bantu atau genset mati karena bahan bakar terkontaminasi air laut.


"Penyebab kandasnya mesin bantu atau genset mengalami kendala mati karena BBM terkontaminasi air laut dan mengakibatkan kemudi kapal tidak dapat dikendalikan," kata Manajer PT. DLU Cabang Kayangan, Mohammad Darmawan.


Untuk menghindari insiden serius, kapal akhirnya menepi.


"Kapal menepi untuk menghindari insiden lebih besar di alur dan akhirnya kapal kandas," ujarnya.


Meskipun demikian, mesin induk kapal masih dapat berjalan normal. Namun, seluruh penumpang dievakuasi untuk menghindari kemungkinan lebih buruk.


"PT DLU Kayangan didampingi stakeholder Pelabuhan Penyeberangan Kayangan

Berupaya maksimal melaksanakan evakuasi penumpang," kata Darmawan.


Pukul 9.30 Wita, kapal berhasil lepas dari kandas dan standar di Pelabuhan 1 dan melakukan bongkar muatan kendaraan dengan aman.


"Sambil menunggu kapal sandar seluruh penumpang diberikan layanan tambahan makan dan minum di ruang tunggu pelabuhan ASDP Kayangan," katanya.


PT DLU juga telah memberikan kompensasi uang saku sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab.


"Para pengemudi dan penumpang diberikan uang saku sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawabnya PT. DLU kepada pelanggannya atas musibah kapal kandas," katanya.


"Pengemudi kendaraan dan penumpang merasa puas dan di layani dengan maksimal pada saat penanganan," ujar Darmawan.

×
Berita Terbaru Update