Notification

×

Iklan

Iklan

Peringatan Hari Kartini, Aktivis : Perempuan Harus Ambil Peluang Kepemimpinan

| Thursday, April 21, 2022 WIB Last Updated 2022-04-21T17:28:26Z
Aktivis Perempuan Aita Kurniawati


PARAGRAF.co.id - Sejumlah aktivis di Kota Mataram menggelar kegiatan peringatan hari Kartini di Auditorium Kampus Universitas Islam Negeri Mataram, kamis 21/4.


Mengambil tajuk "Stigma Masyarakat Penyebab Terhambatnya Pengembangan Diri Kualitas Perempuan" kegiatan para aktivis ini bertujuan untuk merefleksikan perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan martabat perempuan.


Salah seorang aktivis Perempuan, Aita Kurniawati mengatakan, perempuan pada era sekarang harus mampu mengambil peran dalam setiap aspek tatanan sosial.


"Momentum ini harus bisa dimanfaatkan kaum perempuan agar ikut andil masuk dalam tatanan sosial dan melatih diri agar menjadi seorang figur publik," ujar Eksekutif Demisioner Liga Mahasiswa Nasional Demokrasi (LMND) Kota Mataram ini disela kegiatan peringatan Hari Kartini.


Menurutnya, diera sekarang ini perempuan memiliki peluang keterlibatan dalam ruang publik dan ruang politik sebesar 30 persen, namun belum mampu dimanfaatkan secara maksimal.


"Abad ke 21 ini adalah era dimana perempuan sudah mendapatkan sesuatu hal yang lumayan bebas dari budaya pingitan, bebas berpendapat dan menentukan pilihannya sendiri, tidak seperti pada zamannya Ibu Kartini," katanya.


"Bahkan diera yang penuh dengan kemajuan ini, perempuan harus mampu memposisikan dirinya sebagai makhluk yang mampu menyetarakan dirinya dengan kaum pria,"imbuhnya.


Ia menilai, keterlibatan perempuan dalam ruang politik tentunya akan lebih mempermudah perempuan untuk memperjuangkan kepentingannya.


"Misalnya, tentang perjuangan perempuan dalam mendorong Rancangan Undang-Undang tentang Tindakan Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS) menjadi Undang-Undang (UU) yang belum Lama ini disahkan dalam Paripurna DPR RI," katanya.


Melihat kondisi tersebut, ia mengajak kepada segenap kaum perempuan untuk tidak lagi apatis terhadap ruang politik yang sejatinya menjadi ruang perjuangan dalam memperjuangkan hak-hak perempuan.


"Dari situlah kita melihat, bahwa perjuangan perempuan ternyata tidak hanya bersandar pada aksi jalanan, akan tetapi perempuan juga harus mengambil/merebut posisi juga dalam ruang parlemen. Maka dari itu, peringatan hari Kartini kali ini, saya mengajak kawan-kawan perempuan seluruh Indonesia agar memiliki sikap optimisme dalam berjuang untuk merebut cita-cita keadilan sosial dan kesetaraan lewat merebut ruang-ruang publik," ajaknya.


×
Berita Terbaru Update